Senin, 05 Mei 2014

Stephen Hawking: Robot Bisa Jadi Bumerang Peradaban Manusia

Stephen Hawking: Robot Bisa Jadi Bumerang Peradaban Manusia
Suatu hari, bisa tercipta mesin dengan otak lebih cerdas dari manusia.


Ilustrasi manusia dikelilingi robotRobot kini bukan hal aneh atau luar biasa. Perannya bahkan mungkin semakin meningkat dalam kehidupan manusia. Mesin robot memudahkan manusia untuk menjalankan sejumlah aktivitas. Kemajuan teknologi, suka atau tidak suka, telah membuat robot lahir ke dunia.

Fisikawan kondang dunia Stephen Hawking adalah salah seorang yang ngeri dengan bertambahnya jumlah robot pembantu manusia. Daily Mail, Senin 5 Mei 2014, melansir pernyataan Hawking yang memperingatkan potensi bahaya robot.

“Sukses menciptakan AI –Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan)– bakal menjadi peristiwa terbesar dalam sejarah manusia. Sayangnya mungkin itu bisa menjadi kesuksesan yang terakhir, kecuali kita mempelajari bagaimana menghindari risiko itu,” kata Hawking.

Menurut Hawking, inovasi robot dan AI lainnya berpotensi menjadi bumerang dan menghancurkan peradaban manusia. Saat ini, umat manusia menghadapi masa depan yang kian tak menentu karena teknologi tak bisa belajar, berpikir, dan beradaptasi dengan lingkungan. Bukan tak mungkin teknologi bisa melampaui kecerdasan manusia.

Hawking lantas mencontohkan salah satu perkembangan AI dalam bentuk asisten personal digital berbasis pengenalan suara seperti Siri, Google Now, dan Cortona. Dalam jenis dan taraf berbeda, hal itu bisa menjadi indikasi gejala perlombaan persenjataan teknologi informasi di masa mendatang.

Dalam jangka pendek dan menengah, militer di seluruh dunia diperkirakan tengah mengembangkan sistem senjata otonom berdasarkan Artificial Intelligence. Di sisi lain, Perserikatan Bangsa-Bangsa melarang perkembangan AI menuju arah berbahaya.

Meski demikian, Hawking mengakui ada sisi positif dari perkembangan AI, yakni bisa dimanfaatkan untuk memberantas peperangan, penyakit, dan kemiskinan.

Sejauh ini Hawking melihat perkembangan Artificial Intelligence tak terbendung. IBM, perusahaan penyedia peranti komputer asal Amerika Serikat, misalnya telah mengembangkan chip pintar yang bisa meniru kemampuan persepsi, tindakan, dan pikiran otak manusia.

Maka, bukan tak mungkin suatu hari nanti para ilmuwan komputer dapat mengembangkan mesin dengan otak lebih cerdas dari otak manusia. Untuk itu Hawking mengajak peneliti dunia untuk meneliti AI secara serius guna menghindari risiko terburuk.

“Kita semua harus bertanya pada diri sendiri, apa yang bisa kita lakukan saat ini untuk menuai manfaat dari AI dan menghindari risikonya,” kata Profesor Universitas Cambridge itu. (ita)

Dikutip Dari: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/501814-stephen-hawking--robot-bisa-jadi-bumerang-peradaban-manusia

25 Tahun Internet, Ini Pesan Penemunya

25 Tahun Internet, Ini Pesan Penemunya
Berners-Lee memperkenalkan WWW pada tahun 1989 silam.


Berners-Lee
Isu hak privasi di dunia maya turut menyita perhatian Tim Berners-Lee, figur yang dikenal sebagai Bapak Internet. Berners-Lee diketahui sebagai orang yang pertama kali mempopulerkan penggunaan World Wide Web (WWW) pada tahun 1989 silam.

Berners-Lee merasa prihatin dengan pengawasan pengguna Internet oleh badan negara. Untuk itu, ia melontarkan semacam magna Charta online atau pembatasan hal online guna melindungi hak-hak pengguna Internet di seluruh dunia.

Melansir Gizmodo, Rabu 12 Maret 2014, dengan tegas ia menyatakan perlunya konstitusi global atau perjanjian hak asasi manusia untuk mengatur hak-hak pengguna dunia maya.

"Kecuali kita memiliki Internet yang netral dan terbuka. Kita dapat mengandalkannya tanpa ada rasa khawatir apa yang terjadi di back door," ujarnya.

Menurut Berners-Lee, pemerintahan yang terbuka, demokrasi yang matang, kesehatan yang baik, masyarakat yang terkoneksi serta keragaman budaya tak cukup dijadikan andalan untuk melindungi hak dan keamanan privasi pengguna dunia maya.

"Jangan naif untuk berpikir kita dapat memiliki pemerintahan terbuka," ucapnya.

Mengenang 25 tahun kemunculan Internet, Berners-Lee mengakui Internet belakangan ini tengah mendapat ancaman dari serangan yang meningkat dari pemerintah dan pengaruh perusahaan dunia, termasuk aksi National Security Agency (NSA) yang memata-matai para pengguna Internet.

Ia merasa hak-hak digital pengguna perlahan-lahan mulai terkikis. Sebab itu, ia menegaskan kembali perlunya perubahan radikal dalam hal kebijakan Internet.

"Kita membutuhkan pengacara dan politisi yang paham dengan pemprograman, untuk memahami apa yang dapat kita lakukan dengan komputer," kata dia.

"Banyak struktur hukum, seperti misalnya hukum hak cipta, juga perlu ditinjau guna memastikan perlindungan di dunia maya. Internet harus diselamatkan," katanya.

Dikutip dari: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/488190-25-tahun-internet--ini-pesan-penemunya

Seperti Apa Kehidupan di Tahun 2025?

Seperti Apa Kehidupan di Tahun 2025?
Internet diramalkan akan semakin membumi.

Fitbit Flex, perangkat nirkabel yang mengukur pergerakan harian untuk menjaga kebugaran tubuh
Fitbit Flex, perangkat nirkabel yang mengukur pergerakan harian untuk menjaga kebugaran tubuh(Fitbit)
Internet telah menginjak usia ke-25 tahun. Perkembangan teknologi mengubah wajah Internet makin dinamis dan mobile.

Para ahli teknologi memprediksi Internet di masa depan akan menjadi nafas kehidupan warga dunia, seiring meluasnya penetrasi mobile dan infrastruktur.

Dalam sebuah survei, memperingati seperempat abad Internet, para ahli Pew Research Center Internet Project mengatakan, penggunaan Internet akan semakin membumi dan hadir di mana-mana, melansir Live Science, Kamis 13 Maret 2014.

Survei ini menampung pendapat 1.867 ahli dalam bidang privasi, teknologi, dan keamanan siber, mengenai bagaimana wajah Internet pada tahun 2025 mendatang.

Survei menemukan, sebagian besar para ahli kompak menjawab akan muncul lebih banyak kecerdasan buatan, perangkat wearable (yang terpasang di anggota tubuh), dan semuanya sudah berbasis Internet.

Direktur Proyek Internet Pew Research Center, Lee Rainie menambahkan kebanyakan ahli juga sepakat sensor cerdas, pusat data yang masif, dan inovasi lain akan mengintegrasikan Internet setiap saat dalam kehidupan manusia. Sehingga, menurut salah satu responden anonim, Internet telah menjadi nafas kehidupan.

Sedangkan Director of Information Sciences Institute Postel Center University of Southern California, Joe Touch menyebutkan integrasi Internet ke sendi-sendi kehidupan kehidupan akan membuat orang semakin maju.

"Kita tidak akan berpikir harus online atau mencari sesuatu di Internet. Hidup kita sehari-hari sudah serba online, tinggal mencari saja," kata Joe.

Di masa depan, para ahli juga meyakini keberadaan Internet akan mengurangi kebodohan global. Bahkan, beberapa ahli memperkirakan Internet akan mengubah tatanan sistem mata uang negara. Internet bisa mendukung sistem mata uang virtual digital, atau populer disebut Bitcoin.

Para ahli juga menyoroti penggunaan perangkat wearable yang masif dalam kehidupan sehari-hari. Perangkat itu nantinya marak diaplikasikan di sektor kesehatan, otomotif, dan lainnya.

"Perangkat wearable akan mengubah banyak praktik sosial seperti kencan, proses wawancara dan jaringan profesional, game sampai kegiatan kepolisian maupun pengawasan," ujar Daren C Brabha, peneliti dari University of Southern California.

Dampak buruk

Meski menjanjikan banyak kemudahan dan manfaat, para ahli juga melihat Internet berpotensi memunculkan kesenjangan. Misalnya, memperburuk ketidaksetaraan bagi kalangan yang tidak mampu menyesuaikan perkembangan teknologi.

"Sejumlah besar orang akan menjadi pengangguran struktural karena mereka tidak mau menjaga keahlian mereka dengan perubahan teknologi atau sulit menerima perubahan teknologi," kata Pietro Ciminelli, Direktur Keuangan Badan Layanan Kerja Sama Pendidikan, New York, AS.

Dampak buruk lain, Internet memperlebar seseorang dengan tetangganya dan memunculkan kelompok yang elitis, yang tercerabut dari akar lokal.

Tak hanya itu, Internet akan memicu pelecehan (cyberstalking), pornografi, bullying kelompok, dan perilaku massa buruk lainnya menjadi lebih mengkhawatirkan.

Kontrol pemerintah

Dunia dengan Internet di masa depan juga diprediksi akan membuat aktivitas pengguna semakin mudah dikendalikan oleh pemerintah. Negara akan makin "terampil" dalam memantau aktivitas pengguna.

Begitu pun sejumlah perusahaan teknologi dan peretas yang semakin bebas menyiasati pengawasan, sensor kebebasan bicara, dan kendali sosial.

"Ada kemungkinan lebih banyak orang akan dirugikan karena pemantauan penggunaan aktivitas data," ujar Alan Clark, aktivis pengembangan standar Internet yang juga CEO perusahaan peranti lunak. (umi)

Dikutip dari: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/488312-seperti-apa-kehidupan-di-tahun-2025-

Payung Pintar Ini Bisa Deteksi Curah Hujan



Payung Pintar Ini Bisa Deteksi Curah Hujan
Payung pintar ini mempunyai sensor di bagian permukaannya.
Payung pintar ini mempunyai sensor di permukaan payung yang dapat mendeteksi curah hujan.
Teknologi membuat kinerja manusia menjadi semakin mudah. Seperti halnya hujan. Saat ini curah hujan dapat dideteksi melalui payung yang digunakan sehari-hari.

Melansir BBC, Jumat 2 Mei 2014, orang yang berjasa dalam penemuan ini adalah Rolf Hut, dari Delft University of Technology, Belanda. Ia menciptakan teknologi tersebut untuk memudahkan informasi mengenai cuaca hujan dengan sumber yang berasal dari masyarakatnya sendiri, melalui payung yang digunakan tanpa mengandalkan alat pengukur ilmiah.

"Biasanya alat pengukurnya mengambil tetesan hujan yang ada di tanah dan untuk perawatan benda tersebut sangat mahal," kata Hut.

Payung pintar ini mempunyai sensor di permukaan payung yang dapat mendeteksi ketika air mengenainya. Setelah itu, perangkat bluetooth di payung ini akan mengirimkan informasi melalui telepon yang dapat diakses di komputer.

Sensor yang bernama piezo ini akan mengukur berdasarkan getaran dari seberapa banyak tetesan hujan mengenai payung pintar ini.

Penemuan ini diharapkan menjadi tonggak informasi mutakhir dalam memahami cuaca. "Dengan banyak orang yang menggunakan payung pintar ini, dapat meningkatkan kemampuan untuk memahami hidrologi di perkotaan serta memprediksi segala tindakan bila dilanda cuaca buruk seperti banjir," ungkap Hut.

Sebelumnya, pernah ada pendeteksi curah hujan dengan mengandalkan kaca jendela pada mobil yang secara otomatis menonaktifkan wiper ketika sedang mendeteksi hujan, dan kecepatan wipernya akan menyesuaikan dengan seberapa banyak tetesan air hujan tersebut.

Dikutip dari: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/501247-payung-pintar-ini-bisa-deteksi-curah-hujan

Ukuran Teleskop Ini 30 Kali Lapangan Bola



Ukuran Teleskop Ini 30 Kali Lapangan Bola
Pemerintah Tiongkok gencar mengerjakan teleskop terbesar di dunia.

Teleskop raksasa Five-hundred-meter Aperture Spherical radio Telescope (FAST) akan rampung September tahun 2016.
Pemerintah Tiongkok saat ini sedang gencar-gencarnya merampungkan megaproyek teleskop terbesar di dunia. Besarnya 30 kali lapangan sepak bola.

Seperti dilansir Buiness Recorder, Senin 28 April 2014, Teleskop yang akan diberi nama Five-hundred-meter Aperture Spherical radio Telescope (FAST) itu akan tegak berdiri September 2016.

"Dengan diameter yang lebih besar dan akurasinya lebih tinggi, teleskop ini akan lebih baik dalam mendeteksi lebih jauh benda-benda angkasa," kata Nan Rendong, kepala proyek pembangunan teleskop FAST.

Kemegahan FAST akan mengungguli Observatorium Arecibo, di Amerika Serikat, baik dari segi luas serta kualitasnya.

Dilansir Want China Times, Kepala ilmuwan dari National Astronomy Observatory of China, Li Di menuturkan, FAST akan difasilitasi dengan 4.400 panel reflektif aktif yang masing-masingnya dapat disesuaikan untuk meningkatkan resolusi, sensitivitas, dan kecepatan menangkap benda luar angkasa.

FAST akan dibangun di Pingtang County, Provinsi Guizhou, Tiongkok. Penempatan di Guizhou dikarenakan daerah ini letaknya strategis, dengan adanya kawah-kawah alami yang bermanfaat pembangunan proyek FAST.

Selain itu, tempat yang dikelilingi oleh pegunungan membantu untuk memblok sinyal dari luar seperti ponsel, radar, dan satelit.

Saat ini, pembangunan teleskop terbesar di dunia itu baru mencapai tahap penanaman baja di sekelilingnya. (umi)

 Dikutip dari: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/500265-ukuran-teleskop-ini-30-kali-lapangan-bola

Tahun 2020, Jumlah Data Internet Meledak 50 Kali Lipat



Tahun 2020, Jumlah Data Internet Meledak 50 Kali Lipat
"Dengan big data, banyak artis yang mendadak tenar."

Harlem Shake VIVA.co.id
Pertumbuhan perangkat mobile dan penggunaan data (Internet) telah memunculkan potensi pengelolaan analitik ledakan data (big data) yang pada akhirnya berkontribusi untuk perusahaan.

Namun demikian, gelombang big data bukanlah panggung bagi perusahaan saja. Ledakan data juga memunculkan fenomena aneh di dunia digital. CEO CTI Group, Harry Surjanto mengatakan, big data merupakan fenomena digital yang sulit dipahami.

"Dengan big data, banyak artis yang mendadak tenar. Ada juga tarian aneh yang sulit dimengerti, yaitu Harlem Shake, setahun lalu," ujar Harry dalam sambutannya CTI Infrastructure Summit 2014 di Ballroom Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta.

Ia mengatakan, tarian Harlem yang pertama kali dibuat oleh lima orang saja kemudian dengan cepat menjadi viral, menyebar layaknya virus ke seluruh dunia.

"Dalam sebulan video itu ditonton satu miliar kali, dan dalam hitungan hari muncul tarian-tarian yang sama dalam berbagai versi," ujarnya.

Di luar keanehan itu, ledakan data menurut Harry telah berkontribusi pada berbagai bidang. Ia mengambil contoh bidang politik. Kampanye pencalonan Presiden AS Barrack Obama beberapa waktu lalu terbukti mampu berkontribusi dalam penggalangan suara.

Sementara di bidang kesehatan, analitik data di AS membuat Google mampu memprediksi penyebaran wabah virus flu burung. "Padahal ini merupakan wilayah kesehatan, yang bukan bisnis inti Google," kata dia.

Gambaran besar big data bisa terekam statistik, di mana dalam sehari terdapat 294 juta e-mail dikirim oleh manusia. Menariknya, pertumbuhan big data terus meroket, yang 90 persennya dihasilkan dalam dua tahun terakhir.

"Diperkirakan pada tahun 2020 mendatang, ledakan data akan naik 50 kali lipat, yang sebagian besar data berupa data tak terstruktur," ungkapnya.
Sayangnya, menurut Michael Barnes, Vice President Research Director Forrester Research, meski tergambar potensi dan kontribusi pengelolaan big data, kebanyakan perusahaan hanya memanfaatkan secuil dari big data yang bertebaran.

"Kebanyakan perusahan hanya menggunakan 5-10 persen data saja," ungkap Barnes dalam pemaparannya.

Sedangkan, tantangan pengelolaan big data, menurut Harry adalah bagaimana mengumpulkan, menganalisis, dan mendapatkan hasil yang ingin dicapai perusahaan.

Dikutip dari: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/480438-tahun-2020--jumlah-data-internet-meledak-50-kali-lipat

Xenom Rilis Laptop Gaming dengan NVIDIA GeForce GT 8 Series



Xenom Rilis Laptop Gaming dengan NVIDIA GeForce GT 8 Series
Punya keunggulan yang bisa memanjakan para gamers.
Siren14i, Ultrabook pertama XenomMenyambut kehadiran kartu grafis teranyar dari NVIDIA, GeForce GTX 8 Series, Xenom membenamkan kartu grafis termutakhir itu dalam varian laptop terbarunya, Pegasus, Shiva, Phoenix, dan Hercules.

Xenom merupakan jenis laptop gaming pertama yang membawa kartu grafis NVIDIA GeForce GTX 8 Series ke Indonesia. 

"Dengan kartu teranyar ini, performa grafis lebih cepat sampai 71 persen, visual lebih tajam dan jernih dan paling penting adalahmanagement power Battery Boost 2.0 di GTX 8 series yang lebih hemat," kata Rolly Edward, General Manager Xenom Indonesia dalam keterangan tertulis, hari ini.

Disebutkan kartu grafis GTX 8 Series hadir dengan fitur unggulan di antaranya; NVIDIA Battery Boost, menghemat konsumsi daya jauh lebih besar dibandingkan GeForce GTX 7 Series. Teknologi ini secara arsitektur dapat memperpanjang masa bermain game dua kali lebih lama tanpa dicolok adaptor.

 Kartu grafis teranyar dari NVIDIA, GeForce GTX 8 Series
Fitur NVIDIA Shadow Play mampu merekam gameplay tanpa kehilangan performa. Fitur ini sudah didukung pada driver terbaru. Kartu grafis GTX 8 Series juga hadir dengan fitur Game Stream, memungkinkan pengguna untuk dapat streaming dari notebook ke NVIDIA console android-base, SHIELD.

Selain kartu grafis terbaru, pada seri laptop anyarya itu, Xenom meningkatkan fitur audio dengan Headphone Amp (pada varian X2). Audio yang dihasilkan disebut lebih bertenaga dan lebih menggelegar. 

Seperti biasanya Xenom juga membolehkan konsumen untuk merakit (customize) danupgrade notebook sesuai selera dan kebutuhan masing-masing. Untuk garansi, Xenom masih menawarkan yang sama yaitu 2 tahun full spare parts dan services.

Berikut spesifikasi varian laptop Xenom:

Pegasus PS15-X2: 

Laptop 15 inchi ini mengusung Geforce GTX 850M 2Gb GDDR3 (40 watt) 640 cuda cores — NVIDIA's new Maxwell architecture (GM107 chip)

Spesifikasi dasar yakni HD display ,Core i3 4000M,4GB DDR3, 500GB, GTX 850M 2GB DDR3. Untuk fitur yang dapat dikustomisasi yaitu layar bisa diupgrade ke Full HD IPS, prosesor seri core i5 dan i7, Msata SSD dari 28 GB gingga 512 GB, HDD 2.5 yang mendukung 500 GB sampai 1 TB dengan 5400/7200 rpm, SSD 2,5 untuk 128 GB sampai 1 TB, memori dari 4 GB hingga 16 GB DDR3 1600.

Harga mulai dari US$819 atau setara Rp9,3 juta

Shiva SV15-X2 dan SV17-X2 (15 inchi dan 17 inchi) 

Varian ini hadir dengan spesifikasi Geforce GTX 860M 2GB GDDR5 (60 watt) — NVIDIA's new Maxwell architecture (GM107 chip).

Spesifikasi dasarnya yaitu Full HD display, Core i5 4200M, 8GB DDR3, 1TB HDD, GTX 860M 2GB GDDR5. 

Fitur yang dapat dikustomisasi yaitu prosesor seri core i5 dan i7, Msata SSD dari 28 GB gingga 512 GB, HDD 2.5 yang mendukung 500 GB sampai 1 TB dengan 5400/7200 rpm, SSD 2,5 untuk 128 GB sampai 1 TB, memori dari 4 GB hingga 24 GB DDR3 1600.

Harga mulai dari US$1,299 atau setara Rp14,7 juta (SV15-X2) dan US$1,499 setara Rp 17,03 juta (SV17-X2) 

Phoenix PX17-X2 (17 inchi) 

Geforce GTX 870M 6GB GDDR5 (100 watt) dan GTX 880M 8GB GDDR5 — all with Refresh NVIDIA Kepler Architecure. Spesifikasi dasa yaitu Core i7 4700MQ, 8GB DDR3, 1TB, GTX 870M 6GB GDDR5)

Harga mulai dari US$2049 atau setara Rp23,3 juta 

Hercules HC17-X2 (17 inchi) 

Geforce GTX 880M 8GB GDDR5 SLI mode (dual GPU) Refresh NVIDIA Kepler Architecure. Spesifiasi dasar Intel core i7 4700MQ, 8GB, 1TB HDD, Dual GTX 880M 8GB GDDR5.

Harga mulai dari US$2049 setara Rp23,3 juta

Untuk Phoenix dan Hercules, keduanya mendukung kustomisasi prosesor core seri i3 hingga i7, memori dari 8 GB hingga 32GB DDR3 1600, dual raid Msata SSD support 128GB hingga 512GB, single/dual HDD 2.5 Support 500GB-1TB 5400/7200rpm aupun single/dual SSD 2.5 Support 128GB-1TB.

Semua varian Xenom X2 telah berbasis GeForce GTX 8 Series sudah dapat dipesan (pre-order) mulai tanggal 21 April 2014 melalui Pemmz.com, Bhinneka.com, Lazada.co.id dan Pazia.co.id.

Siren14i, Ultrabook pertama Xenom

Xenom juga merilis Siren SR14i, ultrabook pertama Xenom. Desainnya ringan hanya 1,6 Kg dan 18 persen lebih ringan dari notebook di pasaran.

Meski hadir dengan form factor ultrabook, Xenom Siren SR14i dikatakan telah kompatibel dengan Gaming Next Generation berkat Intel Iris Pro Graphic 5200 yang dipadu dengan Super Fast 128 eDRAM. 

Berikut spesifikasi lengkap dari Xenom Siren SR14i:

Display (LCD): IPS Panel 14,1 inchi Full HD 1920x1080 dan  HD+ 16:9, LED-Backlit Display; processor: 4th Generation Intel Core i7-4750HQ Processor (2.00GHz), 6MB L3 Cache;  RAM : 8GB DDR3 pada 1600MHz max 16GB; mSATA SSD 64GB MAX 512GB; Hard Drive 500GB 7,200 RPM; SATA 6Gb/s MAX 1TB 7200rpm; Kartu grafis Intel Iris Pro Graphics 5200; memori Integrated on-package 128MB eDRAM.
(one)

Dikutip dari: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/497956-xenom-rilis-laptop-gaming-dengan-nvidia-geforce-gt-8-series

Sejarah Singkat Perkembangan Nama Domain





Sejarah Singkat Perkembangan Nama Domain
Telah menginjak usia seperempat abad.


Ilustrasi alamat domain Internet
Pada zaman digital, domain menjadi sebuah hal yang umumnya diakses oleh orang, baik melalui PC maupun perangkat mobile seperti handphone dan tablet.

Mengikuti perkembangan teknologi, nama domain juga berkembang. Dari awalnya hanya digunakan oleh kalangan perusahaan saja sampai kini sudah digunakan untuk nama domian individual. Bahkan, nama domain mulai berkembang menyesuaikan nama negara misalnya nama domian Indonesia berakhiran .id.

Layaknya sebuah alamat, domain menjadi akses untuk menggambarkan sesuatu. Bisa dikatakan ingin lebih tahu sesuatu maka gali informasi melalui nama domainnya.

Melansir Mashable, Senin 10 Maret 2013, domain mulai mengemuka pada 1985. Pada akhir tahun ini, tercatat hanya 6 domain saja yang teregistrasi di dunia. Kini jumlahnya telah berkembang menjadi lebih dari 265 juta nama domian yang terdaftar.

Berikut kilasan sejarah domain yang telah menginjak usia seperempat abad.

Domain awal (1985)

Pada 15 Maret 1985, muncul domian Symbolics.com, nama domain untuk Symbolics Inc, sebuah produsen komputer dari Massachusetts.

Perusahaan itu disebutkan sebagai perusahaan pertama yang mendaftarkan nama domain di dunia. Selama 25 tahun, pemilik Symlolics tetap sama, sebelum akhirnya pada 2009, perusahaan ini dijual secara rahasia oleh XF.com INvestments. Saat ini Symbolics.com melayani museum online dan ruang iklan.

Mulai berbayar (1995)

Sebelum 1995, tiap orang yang ingin membuat nama domain mendaftar secara gratis. Tapi kemudian berubah pada tahun ini, saat National Science Foundation menetapkan tarif tertentu untuk pendaftaran domain perusahaan konsultan teknologi, Network Solutions. Disebutkan harga domain itu mencapai US$100 untuk masa dua tahun.

Privatisasi nama domain (1998)

Mekanisme penamaan domain makin kompleks. Pada 1998, Departemen Perdagangan AS, mengeluarkan proposal privatisasi Sistem Nama Domian (DNS), yang belakangan dikendalikan oleh pemerintah AS.

Pada dokumen, yang dikenal dengan Green Paper, telah menciptakan tujuan baik untuk meningkatkan kompetisi di pasar maupun mendorong partisipasi yang lebih secara internasional.

Langkah ini diprotes pengkritik dengan mengarahkan pembuatan White Paper, yang meminta pembentukan ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) sebagai pengganti pemerintah AS dalam hal pengaturan internet.

UU Perlindungan nama domain (2003)

Seiring pertumbuhan potensial nama domain, muncul berbagai nama domian yang menipu, mengarahkan pengguna untuk menuju situs pornografi.

Untuk itu, pada tahun ini disatukan menuju UU Perlindungan 2003 AS. Undang-undang ini merupakan bagian dari aturan untuk menghukum pencipta nama domain menipu.

Tercatat Bobthebiulder.com dan Teltubbies.com tercatat sebagai penipu domain awal. Keduanya mengarahkan ke situs porno Hanky Panky College.

Nama domian termahal (2007)

Nama domian makin penting dan juga makin mahal. Ini menciptakan jual beli nama domain.

Tahukah Anda, nama domain yang termahal dalam sejarah yaitu domain Vacationrentals.com, US$35 juta setara Rp397,7 miliar. Uniknya, sang pembeli domain itu, Ben Sharples, mengaku membeli situs itu agar tak dipakai oleh kompetitornya, Expedia.

Nama domain populer lain yang tercatat dengan harga tinggi yaitu, sex.com, yang terjual mencapai US$ 13 juta setara Rp 147,7 miliar pada 2010 silam.

Sehari, hampir 15 ribu nama domain didaftarkan (2012)

Pada April 2012, pertumbuhan domain makin tinggi. Mike Mann, sebuah spekulator domain mencatat dalam 24 jam, 14.962 nama domian didaftarkan.

Nama domain empat karakter (2013)

Nama domain yang lebih simpel menjadi tren. Pada Desember 2013 lalu, sebuah perusahaan rintisan (start up) analisis data domain, WhoAPI, mengungkapkan tren kombinasi nama domain empat karakter.

Mulai dari AAAA.com sampai ZZZZ.com, terdapat 456.976 kombinasi nama domain. Sedangkan kombinasi tiga karakter nama domain telah muncul sejak 1997.

Lebih dari 100 nama domain puncak (2014)

Nama rujukan huruf-huruf terakhir setelah tanda titik dalam sebuah nama domain atau generic top level domain (gLTD), misanya .com, .org, .edu, dan lainnya telah muncul menjadi 100 nama akhiran domain itu.

Hal ini membuka kemungkinan nantinya pengelola nama domian internet membuka akhiran nama domain misanya .car, .music serta menjajaki nama sesuai perusahaan misalnya .apple, .hyundai dan lainnya. (ren)

Dikutip dari: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/487649-sejarah-singkat-perkembangan-nama-domain

2020, Planet Mars Siap Punya Jaringan Internet Super Cepat?

2020, Planet Mars Siap Punya Jaringan Internet Super Cepat?
Dua perusahaan asal Tiongkok siap menggelar teknologi teranyar, 5G.


Planet Mars kini tengah menjadi tujuan koloni manusia di masa depanPerusahaan teknologi tak hanya mengincar pembangunan jaringan telekomunikasi di Bumi saja. Planet Mars yang kini tengah menjadi tujuan koloni manusia di masa depan menarik perhatian bagi Huawei dan ZTE.

Kedua perusahaan asal Tiongkok itu siap menggelar teknologi teranyar, 5G --jaringan internet super cepat di planet merah.

Melansir Phone Arena, Rabu 2 April 2014, Huawei dan ZTE mengumumkan siap menggelar jaringan 5G pada 2020 di Mars dalam konferensi pers di kantor pusat Badan Antariksa Nasional China.

Disebutkan rencana ini akan dilakukan secara bertahap. Untuk pertama, jaringan ini digelar pada wilayah Tharsis dan Elysium, yang dikenal sebagai area gunung berapi di Mars.

Kemudian area lembah sungai Mars (Hellas, Argyre, dan Isidis) serta dilanjutkan pada ngarai indah sepanjang 4 ribu Km, Valley Marineris. Disebutkan jaringan 5G juga akan sampai pada kutub es Mars.

Bukan cukup di situ saja, Huawei dan ZTE memperkirakan jaringan 5G harus sepenuhnya beroperasi dan nantinya spektrum yang tersedia akan dialokasikan oleh operator telekomunikasi terkenal di dunia.

Soal kecepatan, Huawei dan ZTE berjanji kecepatan jaringan ini akan sama kualitasnya seperti yang ada di Bumi.

Kedua perusahaan itu juga memperkirakan pelanggan masa depan jaringan 5G di Mars ada di daerah Olympus Mon, pegunungan setinggi 22 Km di Mars. Gunung ini diketahui sebagai gunung berapi terbesar yang pernah diketahui di Tata Surya.

Guna melayani jaringan di gunung berapi ini, diperlukan pesawat nirawak atau drone yang memberikan akses jaringan. Kecepatan akses dengan media drone ini diperkiarakan 0,5 sampai 1 Gb per detik, tergantung pada situasi cuaca.

Kepala Riset Nirkabel Huawei, Dr. Wen Tong cukup bangga dengan rencana ini. Bahkan, ia menyebutkan menggelar jaringan telekomunikasi di Mars lebih penting dari mendiami planet Mars.

"Saat koloni Bumi menginjakkan kaki di tanah Mars, kita tak mampu merampas kesempatan komunikasi dengan kerabat di Bumi, mengingat peletakan infrastruktur 5G adalah 'prioritas kedua'," kata dia, merujuk kebutuhan penggunaan Instagram, FaceTime dan check -in Foursquare di Mars.

Sedangkan Direktur ZTE, Hou Weigui menambahkan upaya menggelar jaringan 5G di Mars merupakan langkah penting ZTE dalam ekspansi telekomunikadi di Tata Surya.

Baik Huawei dan ZTE masih enggan membeberkan bagaimana detail tahapan yang akan dilakukan untuk pembangunan infrastruktur.

Sementara pengkritik menentang hal ini, apakah bagian ide ini hanyalah bohongan semata dalam rangka April Mop. (umi)

Dikutip dari: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/493464-2020--planet-mars-siap-punya-jaringan-internet-super-cepat-

Senjata Nuklir AS Dikendalikan dengan Disket



Senjata Nuklir AS Dikendalikan dengan Disket
Jangan remehkan disket tersebut, karena berisi 450 hulu ledak.


Untuk mencegah dari pencurian data oleh peretas, militer AS memilih menggunakan disket dan komputer berteknologi lama.           Perkembangan arus informasi dengan adanya internet selalu menjadi angin surga bagi penggunanya. Namun, itu tak berlaku untuk militer AS. Mereka masih menggunakan perangkat komputer jadul tahun 1960-an. Bahkan, kode peluncuran nuklir mereka simpan dalam sebuah disket.

Sekilas pangkalan militer FE Warren Air Force di Cheyenne ini tak seperti kebanyakan, hanya disuguhkan sebuah lapangan persegi panjang yang di sekelilingnya terdapat peternakan. Namun, dibalik kesederhanaan itu, tempat ini tersimpan 450 hulu ledak di dalamnya yang berkekuatan masing-masing 20 kali lebih dahsyat dari bom Hirosima.

Dilansir Daily Mail, Senin 28 April 2014, perangkat yang digunakannnya pun jauh dari peradaban. Mereka masih menggunakan perangkat teknologi tahun 1960-an, berbeda dengan pangkalan lainnya yang memanfaatkan perkembangan teknologi untuk standarisasi keamanannya.

Pangkalan rudal yang didirikan tahun 1960 ini dipertahankan kondisinya sampat saat ini dikarenakan untuk mencegah dari pencurian data oleh peretas. Maka dari itu, mereka tak menggunakan akses internet dan sistem peluncuran nuklirnya pun disimpan rapi dalam disket.

Berdasarkan kunjungan yang dilakukan oleh koresponden CBS News, Lesley Stahl, mengamati keamanan FE Warren Air Force dengan menggunakan perangkat lama karena untuk menghindari dari pencurian yang dilakukan petugasnya dengan menggunakan internet.

Sebelumnya, terjadi kasus petugas Angkatan Udara yang meluncurkan rudal Missile Wing 341 tanpa izin di Malmstrom Air Force Base, Montana. (ren)

Dikutip dari : http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/500177-senjata-nuklir-as-dikendalikan-dengan-disket